Tuesday, May 8, 2012

MEGA TRAVEL

Pren.Q abis kena tipu agen travel pesawat nie..
Q share disini biar kalian ga kena tipu jg..cukup aq aja..
Dari semalem q cari2 tiket untuk mudik long weekend ini.q searching di net dah mahal smua..600rb-an ke atas.
Tiba-tiba pagi ini q inget pernah dapat sms dari 085315916584 yang isinya:
" MEGA Travel JUAL TICKET PROMO Penerbangan Domestik & Internasional Cs Vi online : 085316770555 / 085322268666"
Aq pun langsung telpon tuh nomor yang belakangnya 555 itu. Q menanyakan tiket untuk Semarang-Jakarta tgl 20 Mei 2012. dia menawarkan LION AIR dengan harga 380rb untuk penerbangan 17:05. Aq langsung hore2 dalam hatiq..wuaw..murah tuh..dibanding yang di gosepa travel (Sebelum telp MEGA Travel q nanya dulu ke Gosepa). Dan tiba2 telp putus, setelah q check ternyata pulsaq habis. Aq langsung telpon lewat telpon kantor dan minta dikirimi pulsa ma temenq. Setelah telpon temenq, ga lama si MEGA Travel nelpon aq. Dalam hati "baik banget mau telp customer". Aq disuruh kirim sms yang isinya nama dan jenis kelamin. Sth q sms q ditelp  n diksih tau tar mo dkrm kode booking u/ pembayaran n q ditanya mo pake rekening apa? q jawab Mandiri, tapi ternyata tuh orang ga ada yang mandiri. Trus q bilang BNI ada ga? Dia langsung bilang ada.Sebelumnya dia berpesan maksimal pembayaran 2 jam dari pemesanan. Isi sms setelah dia telp adalah:
"Kode booking :MRS ELISA WIDIASIH 
1 class.depart
20-MEY-12. flight JT-503 SRG 17:50-CKG 18:10 Total payment :Rp.380.000 IDR
BNI,025.179.0830 TL (Time Limit To Play) 08-06-2012,15:00"
sth disms itu dia telp aq n blng supaya segera dilakukan pembayaran.
Karena dikantor gi sibuk, q lupa jam 15.00 blom ke ATM, q ditelp lg tuh  orng. Setelah ditelp q langsung melesat menuju ATM BNI dan mentransfernya sebesar Rp.380.000,-. Abis itu  q minta tiketnya di kirim via email. Katanya karena belum aktivasi so ga bisa dikirim, kalo mau segera diaktivasi q disuruh ke ATM dan tar dibantu cara aktivasinya. Jek jleeeng...q disuruh ikutin petunjuknya.waktu ada kode2 disuruh transfer q nanya, kok bayar lagi? dia bilang ini cuma aktivasi kok..tar cek aja dijamin uangnya ga berkurang. q pun langsung ikuti aja. eh taunya..uangq berkurang.q marah2..tp dia bilang tar kalo dah aktif balik lagi kok..ditunggu saja..
Q cerita ke satpam ATM BNI katanya pembayaran tiket pesawat biasanya menunya pembayaran, bukan transfer. O' ooow...
Q tunggu2..uangq ga otomatis balik..aq pun langsung cek ke LION AIR, wkt dicek operator LION ada namaq ada.tp statusnya belum melakukan pembayaran. Aq pun cerita juga ke tuh operator, katanya pemesanan tiket LION pakainya menu pembayaran, bukan transfer. Dan lagi pemesanan atas namaq itu via website biasa, bukan dari agen travel.  Dan operator pun menyimpulkan bahwa itu penipuan.
Waktu  q coba hubungi agen Mega Travel lagi..hasilnya nihil..ga ada yg angkat, sibuk n tulalit..kayanya direject mulu gt dech...
no hp MEGA Travel :085316770555/085322268666.no Rekg BNI 0251790830 a.n Agus Ferdian.
Huff..harusnya q lebih teliti membaca sms nya yang menandakan bahwa ada yang ga beres, yaitu:
"Kode booking :MRS ELISA WIDIASIH 
1 class.depart
20-MEY-12. flight JT-503 SRG 17:50-CKG 18:10 Total payment :Rp.380.000 IDR
BNI,025.179.0830 TL (Time Limit To Play) 08-06-2012,15:00"

Pertama q pesan untuk yang jam 17:05 tapi smsnya kok 17:50
Kedua tulisan MEY itu salah..harusnya kalo emang niat pake bahasa inggris tulisannya MAY
Ketiga pada kata Play..kok play sie..bukannya pay..
Keempat katanya 2 jam dari pemesanan, harusnya sampai jam 16.00 donk..tapi dia menulis jam15:00.


Insya Allah kalo ga ada halangan abis dari RSCM q mau lapor ke Polda yang di Komdak..Moga2 ga kena palak/disuruh bayar mahal...

Saturday, April 21, 2012

LEBAH MADU




Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah sumber makanan penting bagi tubuh manusia, tetapi sedikit sekali yang menya-dari sifat-sifat luar biasa dari penghasilnya, yaitu lebah madu. Sebagaimana kita ketahui, sumber makanan lebah adalah nektar, yang tidak dijumpai pada musim dingin. Oleh karena itulah, lebah men-campur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cair-an khusus yang dikeluarkan tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat bergizi yang baru - yaitu madu - dan menyimpannya untuk musim dingin mendatang.
Sungguh menarik untuk dicermati bahwa lebah menyimpan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya mereka butuhkan. Pertanyaan pertama yang muncul pada benak kita adalah: mengapa lebah tidak menghentikan produksi berlebih ini, yang tampaknya hanya membuang-buang waktu dan energi? Jawaban untuk pertanyaan ini tersembunyi dalam kata “wahyu” yang telah diberikan kepada lebah, seperti disebut-kan dalam ayat dibawah ini

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,” kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl, 16: 68-69)

“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS. An-Nahl, 16: 68-69)

“Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) dari-pada-Nya. Sesungguh-nya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.” (QS. Al Jaatsiyah, 45: 13)
 
Lebah memproduksi madu bukan untuk diri mereka sendiri, melain-kan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia; sama seperti ayam yang bertelur setidaknya sebutir setiap hari kendatipun tidak membutuhkan-nya dan sapi yang memproduksi susu jauh melebihi kebutuhan anak-anaknya.



Organisasi yang Luar Biasa dalam Sarang Lebah

Kehidupan lebah di sarang dan produksi madunya sangatlah menak-jubkan. Tanpa membahas terlalu terperinci, marilah kita amati ciri-ciri utama “kehidupan sosial” lebah. Lebah harus melaksanakan banyak “tugas” dan mereka mengatur semua ini dengan organisasi yang luar biasa.

Pengaturan kelembapan dan ventilasi: Kelembapan sarang, yang membuat madu memiliki kualitas perlindungan tinggi, harus dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas ini, madu akan rusak serta kehilangan kualitas perlindungan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang harus 35C selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk menjaga suhu dan kelembapan sarang ini pada batas tertentu, ada kelompok khusus yang bertugas menjaga ventilasi.

Jika hari panas, terlihat lebah sedang mengatur ventilasi sarang. Jalan masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada struktur kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang standar, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah ventilator yang lain bekerja di dalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang. Sistem ventilasi ini juga bermanfaat melindungi sarang dari asap dan pencemaran udara.
Sistem kesehatan: Upaya lebah untuk menjaga kualitas madu tidak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat sistem pemeliharaan kesehatan yang sempurna untuk mengen-dalikan segala peristiwa yang mungkin menimbulkan bakteri. Tujuan utama sistem ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin menim-bulkan bakteri. Prinsipnya adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah bereaksi untuk mengusirnya dari sarang.
Untuk benda asing yang lebih besar yang tidak dapat dibuang dari sarang, digunakan mekanisme pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing tersebut. Mereka memproduksi suatu zat yang disebut “propolis” (resin lebah) untuk pembalsaman. Resin lebah ini diproduksi dengan cara menambahkan cairan khusus yang mereka keluarkan dari tubuh kepada resin yang dikumpulkan dari pohon-pohon seperti pinus, hawwar, dan akasia. Resin lebah juga digunakan untuk menambal keretakan pada sarang. Setelah ditambalkan pada retakan, resin tersebut mengering ketika bereaksi dengan udara dan membentuk permukaan yang keras. Dengan demikian, sarang dapat bertahan dari ancaman luar. Lebah menggunakan zat ini hampir dalam semua pekerjaan mereka.

Sampai di sini, berbagai pertanyaan muncul dalam pikiran. Propolis mencegah bakteri apa pun hidup di dalamnya. Ini membuat propolis ideal untuk pembalsaman. Bagaimana lebah mengetahui bahwa zat tersebut ideal? Bagaimana lebah memproduksi suatu zat, yang hanya bisa dipro-duksi manusia dalam laboratorium dan menggunakan teknologi, dengan pemahaman ilmu kimia? Bagaimana mereka mengetahui bahwa serangga yang mati dapat menimbulkan tumbuhnya bakteri dan bahwa pembal-saman akan mencegah hal ini?
Sudah jelas lebah tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang ini, apalagi laboratorium. Lebah hanyalah seekor serangga yang panjangnya 1-2 cm dan ia melakukan ini semua dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya.

Penyimpanan Maksimal dengan Bahan Minimal
Sarang yang dibangun lebah dapat menampung 80 ribu lebah yang hidup dan bekerja bersama-sama, dengan menggunakan sedikit bagian dari lilin lebah. Sarang tersebut tersusun atas sarang madu berdinding lilin lebah, dengan ratusan sel-sel kecil pada kedua permukaannya. Semua sel sarang madu berukuran sama persis. Keajaiban teknik ini dicapai melalui kerja kolektif ribuan lebah. Lebah menggunakan sel-sel ini untuk menyimpan makanan dan memelihara lebah muda.
Selama jutaan tahun, lebah telah menggunakan struktur segi enam untuk membangun sarangnya.Sungguh menakjubkan bahwa mereka memilih struktur segi enam, bukan segi delapan atau segi lima. Ahli matematika memberikan alasannya: “struktur segi enam adalah bentuk geometris yang paling cocok untuk memanfaatkan setiap area unit secara maksi-mal”. Jika sel-sel sarang madu dibangun dengan bentuk lain, akan terdapat area yang tidak terpakai, sehingga lebih sedikit madu yang bisa disimpan dan lebih sedikit lebah yang mendapatkan manfaatnya.
Pada kedalaman yang sama, bentuk sel segi tiga atau segi empat dapat menampung jumlah madu yang sama dengan sel segi enam. Akan tetapi, dari semua bentuk geometris tersebut, segi enam memiliki keliling yang paling pendek. Kendatipun memiliki volume yang sama, jumlah lilin yang diperlukan untuk membangun sel segi enam lebih sedikit daripada untuk membangun sel segi tiga atau segi empat.
Kesimpulannya: sel berbentuk segi enam memerlukan jumlah lilin paling sedikit dalam pembangunannya, dan menyimpan madu paling banyak. Lebah tentu tidak akan mampu menghitung ini, yang hanya dapat dilakukan manusia dengan perhitungan geometris yang rumit. Hewan kecil ini menggunakan bentuk segi enam secara fitrah, hanya karena mereka diajari atau “diilhami” oleh Tuhan mereka.
Desain sel segi enam ini sangat praktis dalam banyak hal. Sel-sel ter-sebut pas saat disusun dan menggunakan satu dinding bersama-sama. Sekali lagi, hal ini menjamin penyimpanan maksimal dengan lilin mini-mal. Kendatipun agak tipis, dinding sel ini cukup kuat untuk menahan berat beberapa kali lebih besar dari beratnya sendiri.
Selain pada dinding sisi sel, lebah juga menggunakan prinsip peng-hematan maksimal ini ketika membangun ujung-ujung bagian bawah. Sarang dibuat seperti sebuah potongan pipih dengan dua baris sel yang saling membelakangi. Dalam hal ini, terjadi masalah pada titik per-temuan dua sel. Masalah ini diselesaikan dengan cara membangun per-mukaan bawah sel dengan menggabungkan tiga bujur sangkar. Ketika tiga sel dibangun pada satu sisi sarang, permukaan bawah sel pada sisi lain pun otomatis terbentuk. Karena permukaan bawah tersusun dari plat-plat lilin bujur sangkar, bagian bawah sel-sel yang dibuat dengan cara ini jadi bertambah dalam. Ini berarti volume sel bertambah, dan berarti bertambah pula jumlah ma-du yang dapat disimpan.

Ciri-Ciri Lain Sarang Madu
Satu hal lain yang dipertimbangkan ketika membangun sarang madu adalah kemiringan sel. Dengan menaikkan kemiringan sel 13 pada kedua sisinya, lebah mencegah sel berposisi sejajar dengan tanah. Dengan de-mikian, madu tidak akan bocor dari mulut sel.
Selagi bekerja, lebah madu saling bergelantungan membentuk ling-karan dan bergerombol. Dengan melakukan hal ini, mereka menghasilkan suhu yang dibutuhkan untuk produksi lilin. Kantung kecil dalam perut mereka memproduksi cairan transparan, yang mengalir keluar dan mengeraskan lapisan lilin tipis. Lebah mengumpulkan lilin dengan menggunakan kait kecil pada kakinya. Mereka memasukkan lilin ini ke dalam mulut, lalu mengunyah serta memprosesnya sampai lilin tersebut cukup lunak, dan membentuknya dalam sel. Sejumlah lebah bekerja bersama untuk menjaga suhu yang dibutuhkan tempat kerja mereka, agar lilin tersebut tetap lunak dan mudah dibentuk.

Ada satu hal lagi yang menarik untuk diketahui: pembangunan sa-rang madu dimulai dari bagian atas sarang dan berlanjut ke bawah secara bersamaan pada dua atau tiga baris yang terpisah. Sementara potongan sarang madu berkembang ke arah yang berbeda, pertama-tama bagian bawah dari dua baris tersebut menyatu. Proses ini dilaksanakan dengan selaras dan tertata secara menakjubkan. Oleh karena itu, sulit dimengerti bahwa sarang madu sebenarnya terdiri atas tiga bagian terpisah. Potongan-potongan sarang madu, yang pembangunannya dimulai dari arah yang berbeda-beda, diatur begitu sempurna, sehingga kendatipun terda-pat ratusan sudut berbeda dalam strukturnya, sarang tetap tampak seperti satu sarang yang seragam.
Untuk pembangunan tersebut, lebah harus terlebih dahulu memper-hitungkan jarak antara titik awal dan titik sambungan. Lalu, mereka men-desain dimensi sel tersebut sesuai dengan ini. Bagaimana perhitungan yang demikian rumit dapat dilakukan oleh ribuan lebah? Hal ini senan-tiasa menakjubkan para ilmuwan.
Sungguh sangat tidak rasional bila kita mengira bahwa lebah telah menyelesaikan tugas ini, yang hampir tak mampu dilakukan manusia sendiri. Hal ini melibatkan organisasi yang sedemikian rumit dan ter-perinci, mustahil mereka bisa melakukannya sendiri.
Jadi, bagaimana mereka mewujudkannya? Seorang evolusionis akan menerangkan bahwa peristiwa ini dicapai melalui “naluri”. Akan tetapi, “naluri” apa yang dapat mempengaruhi ribuan lebah secara bersamaan dan membuat mereka melakukan suatu kerja kolektif? Andaipun setiap lebah bertindak berdasarkan “naluri” masing-masing, ini belum cukup. Yang mereka kerjakan harus bersesuaian dengan naluri lebah-lebah lain untuk dapat mencapai hasil menakjubkan ini. Oleh karena itu, pastilah mereka diarahkan oleh sebuah “naluri” yang berasal dari satu sumber yang unik. Menimbang bahwa lebah mulai membangun sarang dari sudut yang berbeda-beda, lalu menggabungkan pekerjaan mereka tanpa meninggalkan satu celah pun, dan membangun semua sel dengan ukuran sama dalam struktur segi enam sempurna, sudah pasti bahwa lebah menerima pesan naluriah ini dari sumber yang sama persis.
Istilah “naluri” yang digunakan di atas “hanyalah sebuah nama” sebagaimana disebutkan dalam Al Quran, surat Yusuf ayat 40. Tidak ada gunanya berkeras menggunakan “sekadar nama” untuk menyembunyi-kan kebenaran yang sudah sangat jelas. Lebah diberi petunjuk oleh sebuah sumber unik dan karenanya mereka berhasil melaksanakan pekerjaan merekayang tanpa petunjuk ini tak akan mampu mereka lakukan. Bukan naluri - sebuah istilah tanpa arti - yang menunjuki lebah, melainkan “wahyu” yang disebutkan dalam Surat An-Nahl. Binatang mungil ini melaksanakan program yang telah ditetapkan Allah bagi mereka secara khusus.

Cara Menentukan Arah
Lebah biasanya harus terbang menem-puh jarak jauh dan menjajagi wilayah luas untuk menemukan makanan. Mereka mengumpulkan serbuk sari bunga dan bahan pembuat madu dalam jarak 800 m dari sarang. Seekor lebah, yang telah menemukan bunga, terbang kembali ke sarangnya untuk memberi tahu lebah lain tentang tempat bunga tersebut. Bagaimana lebah ini menjelaskan lokasi bunga kepada lebah lain di sarang?
Dengan menari!… Lebah yang kembali ke sarangnya mulai menari. Tarian ini ada-lah sarana ekspresi, yang mereka gunakan untuk memberi tahu lebah lain tentang lokasi bunga. Tarian yang diulang-ulang le-bah tersebut mengandung semua informasi tentang sudut, arah, jarak, dan informasi perincian lain tentang sumber makanan, sehingga lebah lain dapat mencapai tempat itu.
Tarian ini berbentuk angka “8” yang diulang terus-menerus oleh lebah tersebut (lihat gambar di atas). Lebah tersebut mem-bentuk bagian tengah angka “8” dengan mengibas-ngibaskan ekor dan berg-rak zig-zag. Sudut antara gerakan zig-zag dan garis matahari-sarang menunjukkan arah sumber makanan dengan tepat. Akan tetapi, sekadar mengetahui arah sumber makanan tidaklah cukup. Lebah pekerja juga harus “mengetahui” seberapa jauh mereka harus menempuh perjalanan mengumpulkan bahan pembuat madu. Jadi, lebah dari sumber bunga tersebut memberitahukan jarak serbuk bunga dengan gerakan tubuh tertentu, yakni dengan menggoyangkan bagian bawah tubuhnya dan menimbulkan aliran udara. Misalnya, untuk “menjelaskan” jarak 250 m, ia mengibaskan bagian bawah tubuhnya lima kali dalam setengah menit. Dengan demikian, lokasi pasti sumber makanan tersebut dapat dijelaskan dengan terperinci, baik tentang jarak maupun arahnya.
Ada masalah baru bagi lebah yang memerlukan waktu lama untuk terbang ke sumber makanan. Saat lebah - yang hanya mampu menjelas-kan sumber makanan berdasarkan arah matahari - kembali ke sarangnya, matahari bergeser 1 setiap 4 menit. Akhirnya, lebah akan melakukan kesalahan 1 setiap 4 menit perjalanannya, yang ia beritahukan pada lebah-lebah lain.
Anehnya, lebah ini tidak menghadapi persoalan tersebut! Mata lebah terdiri atas ratusan mata segi enam kecil. Setiap lensa berfokus pada satu wilayah sempit, persis seperti teleskop. Lebah yang melihat ke arah ma-tahari pada waktu tertentu di siang hari akan selalu dapat menentukan lokasinya saat terbang. Lebah melakukan perhitungan ini dengan me-manfaatkan perubahan cahaya matahari berdasarkan waktu. Akibatnya, lebah menentukan arah lokasi sasaran tanpa salah, dengan melakukan koreksi dalam informasi yang ia berikan di dalam sarang ketika matahari bergerak maju.

Metode Penandaan Bunga
Lebah madu dapat mengetahui kalau bunga yang ia temui telah didatangi dan diambil nektarnya lebih dahulu oleh lebah lain, dan ia segera meninggalkannya. Dengan demikian, ia menghemat waktu dan tenaga. Lalu, bagaimana seekor lebah mengetahui, tanpa memeriksa, bahwa nektar bunga tersebut telah diambil?
Ini terjadi karena lebah yang mendatangi bunga terlebih dahulu menandainya dengan tetesan berbau khas. Begitu seekor lebah baru me-ngunjungi bunga yang sama, ia mencium bau tersebut dan mengetahui bahwa bunga tersebut sudah tidak berguna dan karenanya langsung pergi ke bunga yang lain. Dengan demikian, lebah tidak membuang waktu pada bunga yang sama.

Keajaiban Madu
Tahukah Anda, betapa madu merupakan sumber makanan penting yang disediakan Allah untuk manusia melalui serangga kecil ini?
Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruk-tosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nek-tar dan serbuk sari. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.
Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, madu adalah “obat bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang ber-temu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Konfe-rensi tersebut membahas pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari, dan propolis dapat mengobati berbagai pe-nyakit. Seorang dokter Rumania mengatakan bahwa ia mengujikan madu untuk pengobatan pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh total. Para dokter Polandia juga menyatakan dalam konferensi tersebut bahwa resin lebah dapat membantu penyembuhan banyak penyakit seperti wasir, masalah kulit, penyakit ginekologis, dan berbagai penyakit lainnya.
Dewasa ini, apikultur dan produk lebah telah membuka cabang pe-nelitian baru di negara-negara yang sudah maju dalam hal ilmu pe-ngetahuan. Manfaat madu lainnya dapat dijelaskan di bawah ini:
·        Mudah dicerna: Karena molekul gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya fruktosa menjadi glukosa), madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk berfungsi lebih baik.
·        Rendah kalori: Kualitas madu lain adalah, jika dibandingkan dengan jumlah gula yang sama, kandungan kalori madu 40% lebih rendah. Walau memberi energi yang besar, madu tidak menambah berat badan.
·        Berdifusi lebih cepat melalui darah: Jika dicampur dengan air hangat, madu dapat berdifusi ke dalam darah dalam waktu tujuh menit. Molekul gula bebasnya membuat otak berfungsi lebih baik karena otak merupakan pengonsumsi gula terbesar.
·        Membantu pembentukan darah: Madu menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan darah. Lebih jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif dalam mengatur dan membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.
·        Membunuh bakteri: Sifat madu yang membunuh bakteri disebut “efek inhibisi”. Penelitian tentang madu menunjukkan bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila diencerkan dengan air. Sungguh menarik bahwa lebah yang baru lahir dalam koloni diberi makan madu encer oleh lebah-lebah yang bertanggung jawab merawat mereka seolah mereka tahu kemampuan madu ini.
·        Royal jelly: Royal jelly adalah zat yang diproduksi lebah pekerja di dalam sarang. Zat bergizi tinggi ini mengandung gula, protein, lemak, dan berbagai vitamin. Royal jelly digunakan untuk menanggulangi masa-lah-masalah yang disebabkan kekurangan jaringan atau kelemahan tubuh.


Jelaslah bahwa madu, yang diproduksi jauh melebihi jumlah kebu-tuhan lebah, dibuat untuk kepentingan manusia. Dan telah jelas pula bahwa lebah tidak dapat melakukan tugas-tugas yang sedemikian sulit “dengan sendirinya”.
Sumber : http://halunikyangpernahkutemui.blogspot.com






Thursday, March 15, 2012

CARA MENGHILANGKAN HADATS DAN NAJIS


1.     MANDI WAJIB
PENGERTIAN
§  Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan dalam rangka menghilangkan hadats besar.
§  Mandi wajib bukan mandi biasa tetapi mandi yang harus mengikuti tata cara yang dicontohkan oleh rasulullah.
§  Mandi wajib, diwajibkan jika seorang muslim melakukan perbuatan tertentu yang menurut ajaran islam dinilai kotor.

SEBAB MANDI WAJIB
  1. Berjima bagi suami istri atau mimpi bagi yang belum bersuami atau beristri. Intinya adalah keluar sperma baik karena jima’ maupun mimpi.
  2. Haid bagi wanita, biasanya 7 hari
  3. Nifas bagi wanita yang telah melakukan proses persalinan, biasanya 40 hari

CARA MANDI WAJIB MENURUT MUHAMMADIYAH
  1. Niat menghilangkan hadats besar
  2. Mencuci kemaluan
  3. Berwudlu seperti wudlu mau mengerjakan shalat
  4. Menyelani rambut kepala.
  5. Membasahi seluruh tubuh dengan air hingga rata

2.     WUDHU
CARA BERWUDLU MENURUT MUHAMMADIYAH
i.              Kegiatan berwudlu dimulai dengan membaca basmalah. Hadits nabi : Setiap perbuatan baik yang tidak dimulai dengan bismillahirrahmanirrahim maka amalnya terputus.
ii.            Bacaan basmalah diikuti dengan niat melakukan wudlu semata mata karena Allah dan mencari keridhaanNya. “Sesungguhnya nilai dari setiap perbuatan itu tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan memperoleh sesuai dengan niatnya. HR Bukhari & Muslim dari Umar bin Khottob”
iii.          Bacaan basmalah dan niat dilakukan sambil mencuci telapak tangan sebanyak 3 kali, yang merupakan awal kegiatan berwudlu.
iv.         Menggosok gosok gigi dengan sesuatu yang dapat menghilangkan kotoran yang terdapat dalam rangkaian gigi. Hadits Nabi “ Kalau saja aku tidak khawatirakan memberatkan umatku, niscaya akan aku perintahkan pada meraka untuk menggosok gigi setiap kali berwudhu:. HR Malik dari Abi Hurairoh
v.           Berkumur kumur dan menghisap air dengan hidung.
vi.         Membasuh muka sebanyak 3 kali. QS. Al-Maidah : 6 “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

vii.       يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٦)

viii.     Membasuh (mencuci tangan dengan menggosok gosok sampai bersih dari mulai ujung jari sampai sikut
ix.          Mengusap kepala. Dari Abdullah bib Zaid, bahwa cara mengusap kepala dalam berwudhunya Rasulullah memulai dari bagian depan kepalanya, lalu ditarik ke belakang sampai tengkuk, kemudian ditarik kembali ke depan sampai tempat pertama melakukan pengusapan. HR Bukhori dan Muslim.
x.             Mencuci kedua telinga, baik telinga bagian luar maupun bagian dalamnya. Telinga bagian luar diusap dengan menggunakan ibu jari sedangkan telinga bagian dalam diusap dengan menggunakan telunjuk.
xi.          Mencuci kedua belah kaki sampai mata kaki sambil digosok gosok hingga bersih.
xii.        Membaca syahadat. Asyhaduan la ila haillallah wahdahu la syarikalah wa asyhaduanna muhammadan rasulullah

HIKMAH BERWUDLU
  • Berwudlu adalah simbol dari ajaran kebersihan
  • Target kebersihan ajaran islam adalah kebersihan lahiriah dan batiniah
1.      Kebersihan lahiriah
      Sehari lima kali kita diperintahkan membasuh anggota badan yang paling sering bersentuhan dengan dunia luar : mulut, hidung, tangan, muka, kepala, telinga dan kaki
2.      Kebersihan Batiniyah. Selain lahiriah manusia bersih juga batin atu ruhani manusia juga harus bersih dari ujub, sombong, berkata kotor, dll.
  • Membersihkan mulut dan hidung sebagai simbol dalam kerkata tidak boleh mengeluarkan kata kotor dan menyakitkan orang lain dan kita harus bersih dari sikap ingin tahu urusan orang lain.
  • Membasuh muka sebagai simbol kita harus selalu menyenangkan orang lain.
  • Membasuh tangan sebagai simbol kita harus bersih dari perbuatan mengambil barang milik orang lain.
  • Membasuh kepala sebagai simbol kita harus bersih dari fikiran kotor
  • Membasuh kaki sebagai simbol kemanapun melangkah harus bersih dari perbuatan maksiat.

3.     TAYAMUM
PENGERTIAN
§  Tayamum adalah salah satu cara mensucikan hadats kecil maupun besar yang dibenarkan dalam ajaran islam.
§  Pada dasarnya tayamum adalah cara bersuci dengan menggunakan fasilitas tanah (debu) jika tidak terdapat air.

SYARAT TAYAMUM
§  Tayamum hanya boleh dilakukan jika :
1.      Tidak terdapat air ketika akan membersihkan hadats.
2.      Sakit yang tidak memungkinkan menyentuh air ( sakit jika menggunakan air)
  
DALIL
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٦)
[5.6] ….dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

CARA TAYAMUM MENURUT MUHAMMADIYAH
  • Sediakan tanah (debu) yang bersih.
  • Niat melaksanakan tayamum untuk mensucikan hadats.
  • Tempelkan kedua belah telapak tangan ke tanah (debu)
  • Menyapu muka dengan kedua belah tangan
  • Menyapu kedua belah tangan
Sumber: "Materi Al Islam 2" oleh Drs. Didi Sunardi, M.Ag

Al Islam 2 " Hadats dan Najis"


PENGERTIAN
ž  Hadats dan najis merupakan sesuatu yang kotor dalam pandangan syari’at islam yang wajib dibersihkan ketika akan melaksanakan syari’at islam yang lain yang menuntut persyaratan suci seperti shalat dan thawaf.
ž  Cara membersihkan hadats maupun najis harus dilakukan dengan cara yang telah ditetapkan oleh syari’at islam seperti wudhu dan mandi syar’i.

1.     HADATS
JENIS HADATS
Yang termasuk katagori hadats adalah :
·            Hadats besar
ž Jika seseorang  junub baik karena bersenggama atau mimpi, laki laki maupun perempuan.
ž Haid, darah kotor yang keluar secara periodik dari seorang wanita yang telah baligh, biasanya 1 minggu
ž Nifas, darah yang keluar dari seorang wanita yang telah melakukan proses persalinan, biasanya 40 hari
·            Hadats Kecil
ž Jika sesuatu keluar dari saluran pembuangan sebelah depan
ž Jika sesuatu keluar dari pembuangan sebelah belakang
CARA MENSUCIKAN HADATS
Cara mensucikan hadats dapat dilakukan dengan 3 cara :
a.    Berwudlu. Hanya digunakan untuk mensucikan hadats kecil saja
b.   Mandi Syar’i. digunakan untuk mensucikan hadats besar
c.    Tayamum. Dapat digunakan untuk mensucikan hadats kecil maupun besar, jika tidak ditemukan air atau sakit yang membahayakan kesehatan.

2.     NAJIS
ADALAH sesuatu yang menurut ajaran Islam dianggap kotor dan harus dibersihkan baik yang melekat pada tubuh, pakaian maupun tempat ibadah (Sayid Sabik, 1976 : 32).
BENDA BENDA YANG DIGOLONGKAN NAJIS adalah : Bangkai, darah yang mengalir, daging babi, segala jenis khamer, jilatan anjing, air kencing, kotoran manusia dan kotoran binatang.
CARA MENSUCIKAN NAJIS
ž  Air kencing bayi laki laki yang belum mengkonsumsi apa apa cukup diperciki air (disiram).
ž  Najis jilatan anjing dicuci tujuh kali yang diawali dengan cucian yang dicampur dengan tanah
ž  Najis selain yang tersebut di atas harus dicuci dengan air sampai bersih dan hilang warna, rasa dan bau.   
 Sumber: "Materi Al Islam" oleh Drs. Didi Sunardi, M.Ag